PESULAP VS PEMAIN SIRKUS
Mereka
sama-sama berlatih bertahun-tahun.
Mereka sama-sama tampil di depan banyak orang.
Mereka sama-sama ingin bikin penonton kagum.
Tapi... cara mereka melakukannya berbanding terbalik.
Seorang pesulap menghabiskan bulan hingga bertahun-tahun untuk menyempurnakan teknik, gerakan, dan presentasi. Tapi yang menarik adalah semakin keras dia latihan, semakin dia berusaha untuk tidak kelihatan seperti sedang melakukan sesuatu.
Ketika naik ke atas panggung atau tampil di jalan, tujuan seorang pesulap bukan menunjukkan "ini skill gue", tapi menciptakan momen di mana yang terlihat oleh penonton adalah keajaiban bukan usaha.
Contohnya: Saat dia memindahkan koin dari tangan ke tangan, gerakannya begitu halus dan natural, sampai penonton nggak sadar kalau mereka baru saja ditipu secara elegan. Dia bikin seolah-olah tidak melakukan apapun, padahal di balik itu ada teknik sleight of hand super rumit yang dipelajari selama bertahun-tahun.
Sebaliknya, pemain sirkus justru menunjukkan apa yang dia latih selama ini. Keahlian mereka adalah bagian dari pertunjukan. Mereka mau penonton tahu bahwa yang mereka lakukan itu susah dan berbahaya dan itulah yang bikin penonton kagum.
Contohnya: Seorang akrobat melempar tubuhnya di udara dan mendarat di atas seutas tali. Penonton teriak karena mereka tahu, satu kesalahan kecil bisa fatal. Seorang juggler melempar tujuh bola ke udara sambil berputar. Semakin susah terlihatnya itu, semakin besar applause dari penonton.
Gimana nih Magic Lovers? Sekarang pilihannya ada di lo, lo mau jadi pemain sirkus atau pesulap? Let's Keep Magic Alive!

Komentar
Posting Komentar